Senator Mirah Dorong Penguatan Kesiapan Pelabuhan Lembar untuk Distribusi Hewan Kurban Iduladha 2026
Pastikan distribusi ternak lancar, Senator Mirah Midadan soroti pentingnya buffer zone di Pelabuhan Lembar NTB dan jalur alternatif distribusi sapi menjelang Iduladha 2026 demi kesejahteraan peternak.
OPINI
MB
3/5/20262 min read


MMF - Anggota DPD RI dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mirah Midadan Fahmid, menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang melakukan peninjauan langsung kesiapan Pelabuhan Lembar, khususnya Terminal Gilimas, dalam mengantisipasi lonjakan distribusi hewan kurban menjelang Iduladha 2026.
Menurut Senator Mirah, langkah mitigasi dini yang dilakukan pemerintah merupakan upaya strategis untuk memastikan kelancaran arus distribusi ternak dari NTB menuju berbagai daerah tujuan, terutama Pulau Jawa. Ia menilai bahwa NTB merupakan salah satu sentra penghasil ternak nasional, sehingga kesiapan infrastruktur transportasi, termasuk pelabuhan, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas distribusi serta mendukung perekonomian peternak daerah.
“NTB selama ini dikenal sebagai salah satu daerah pemasok utama ternak, khususnya sapi, untuk kebutuhan kurban di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, kesiapan pelabuhan, sistem logistik, serta koordinasi antarinstansi menjadi sangat penting agar distribusi ternak dapat berjalan lancar, tertib, dan tidak menimbulkan kemacetan maupun kerugian bagi para peternak,” ujar Senator Mirah.
Ia juga menilai kunjungan kerja yang dilakukan oleh tim Kemenko Infrastruktur dan Kemenko Pangan bersama para pemangku kepentingan di daerah merupakan langkah yang tepat untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan. Dengan demikian, berbagai potensi kendala yang mungkin terjadi pada masa puncak distribusi menjelang Iduladha dapat diantisipasi sejak dini melalui perencanaan yang matang.
BACA JUGA : Senator Mirah Dorong Penguatan Kesiapsiagaan NTB Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru
Senator Mirah turut menyoroti pentingnya penyiapan area buffer di luar kawasan pelabuhan sebagaimana diusulkan oleh pihak operator pelabuhan. Menurutnya, keberadaan area penyangga tersebut akan membantu mengurangi kepadatan kendaraan di dalam pelabuhan sekaligus memastikan proses pemeriksaan kesehatan ternak dapat dilakukan secara optimal sebelum masuk ke kapal pengangkut.
“Penyiapan buffer zone sangat penting, tidak hanya untuk mengatur arus kendaraan logistik, tetapi juga untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan hewan ternak tetap terjaga sebelum proses pengiriman. Hal ini sejalan dengan standar karantina dan prinsip animal welfare yang harus diperhatikan dalam distribusi ternak,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mendorong agar pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat memperkuat koordinasi dengan daerah asal pengiriman ternak, termasuk pengaturan jadwal keberangkatan truk pengangkut ternak yang disesuaikan dengan jadwal kapal. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi waktu tunggu kendaraan di pelabuhan yang berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan.
BACA JUGA : Senator Mirah Minta Langkah Konkret Pemerintah Daerah Kawal Distribusi dan Harga Beras di NTB
.Lebih lanjut, Senator Mirah juga mendukung usulan pengembangan jalur distribusi alternatif dari pelabuhan lain di NTB, seperti dari Bima maupun Dompu, yang dapat langsung melayani rute menuju Pulau Jawa. Diversifikasi jalur distribusi ini diyakini dapat mengurangi beban lalu lintas logistik di Pelabuhan Lembar sekaligus mempercepat proses pengiriman ternak ke wilayah tujuan.
“Dengan memanfaatkan pelabuhan lain sebagai jalur alternatif, maka distribusi ternak dari NTB dapat menjadi lebih efisien dan merata. Hal ini juga akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi daerah-daerah penghasil ternak,” tambahnya.
Ia berharap kesiapan infrastruktur, manajemen logistik, serta koordinasi lintas sektor yang dilakukan sejak dini dapat memastikan proses distribusi hewan kurban menjelang Iduladha 2026 berlangsung lancar, aman, serta memberikan manfaat optimal bagi peternak dan masyarakat luas.***
